Private Trip

Private trip dan open trip adalah dua gaya liburan yang saat ini tengah populer di masyarakat. Kesibukan dan padatnya aktivitas membuat banyak orang meluangkan waktu untuk melakukan traveling. Kebanyakan memilih bepergian ke daerah lain dengan tujuan untuk menghilangkan jenuh dan penat. Khususnya bagi para penduduk urban, umumnya lebih memilih destinasi yang tenang dan jauh dari keramaian.

private trip

Perbedaan Gaya Liburan Private Trip dan Open Trip


Terdapat berbagai macam pilihan berlibur untuk melakukan traveling ke suatu destinasi wisata. Akhir-akhir ini muncul istilah personal trip dan open trip di kalangan wisatawan. Baik untuk traveling dalam maupun luar negeri. Meski dua istilah yang mewakili style traveling ini sama-sama terkait dengan liburan. Namun keduanya memiliki sejumlah perbedaan. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing gaya trip tersebut.

Personal Trip


Sesuai namanya, gaya berlibur ini lebih mengutamakan privasi dan bersifat personal. Umumnya, liburan jenis ini beranggotakan beberapa wisatawan yang ditentukan oleh travel agent. Selanjutnya traveler bisa menentukan destinasi wisata dan waktu keberangkatan sesuai dengan keinginan. Kemudian setelah menentukan tujuan dan waktu berangkat, pihak travel agent akan mengakomodasi semua kebutuhan trip traveler. Sehingga tidak semua hal dihandle oleh agen. Melainkan traveler juga berhak menentukan perihal agenda trip tersebut.

Dari segi budget, private trip membutuhkan anggaran yang lebih besar. Hal tersebut terkait dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang tersedia. Biasanya yang melakukan trip jenis ini adalah pasangan wisatawan dan para penggiat solo traveler. Apabila hendak melakukan personal trip alangkah lebih baik jika persiapannya jauh-jauh hari. Sehingga bisa mengumpulkan tabungan untuk budget traveling tersebut.

Open Trip


Istilah ini memiliki sebutan lain yaitu trip gabungan. Para traveler biasanya tidak saling mengenali satu sama lain. Hal ini karena paket wisata ini terbuka untuk umum. Open trip ini pun memiliki banyak keunggulan daripada jenis liburan lainnya. Kelebihan pertama adalah traveler tidak perlu bingung dalam mengatur jadwal dan aktivitas. Untuk segi biaya, open trip tergolong murah dan terjangkau. Sehingga dapat menghemat budget untuk perjalanan wisata. Hal ini karena harga paket jenis open trip cenderung murah.

Keunggulan selanjutnya adalah kemungkinan mendapatkan teman baru karena peserta liburan jenis ini biasanya lebih banyak. Berbeda dari private trip, untuk gaya liburan ini penyelenggara sudah menentukan tujuan, waktu, akomodasi, hingga jadwal kegiatan yang akan dilakukan. Sehingga traveler tinggal menikmati liburan dengan harga yang relatif terjangkau. Namun sayangnya, trip gabungan ini memiliki kelemahan. Kekurangan pertama adalah traveler tidak bisa menentukan tujuan wisatanya. Karena tujuan liburan sudah ditentukan oleh pihak travel agent. Selain itu privasi wisatawan juga kurang terjaga.

Mana yang Lebih Seru Antara Personal dengan Open Trip


Dua gaya traveling tersebut memang menawarkan sensasi liburan yang berbeda. Khususnya terkait manajemen destinasi, waktu, dan agenda wisata. Masing-masing juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Perihal budget, memang personal trip jauh lebih mahal. Namun kelebihannya cukup banyak. Selain bisa menentukan tujuan wisata, traveler juga bisa berlibur dengan privasi yang terjaga.

Soal keseruan, sebenarnya merupakan hal yang relatif. Bagi sebagian orang, keseruan berlibur ketika bisa ramai-ramai traveling bersama rombongan. Namun, bagi beberapa orang keseruan bisa diciptakan meskipun berlibur sendirian atau dengan grup yang terbatas.

Jadi intinya adalah private trip maupun open trip sama-sama mampu memberikan keseruan dengan kelebihannya masing-masing. Dengan adanya dua opsi ini, traveler juga jadi lebih leluasa memilih paket mana yang paling sesuai dengan preferensi masing-masing.