Open Trip

Open trip adalah pengalaman perjalanan bersama orang-orang yang belum dikenal sebelumnya. Definisi sederhana ini mungkin membuat merasa penasaran mengapa ada orang yang memilih berlibur dengan orang asing.

Sebagian orang mungkin lebih menikmati liburan saat bersama dengan keluarga dan teman-teman terdekat, menciptakan momen-momen berharga dalam hidup. Meskipun begitu, penting untuk tidak langsung menolak ide open trip.

foto peserta Open Trip indonesia

Konsep perjalanan ini dapat sangat menguntungkan, terutama saat melakukan perjalanan sendiri atau berdua dengan pasangan.

Untuk Anda yang penasaran, berikut ini adalah ulasan mengenai apa itu open trip, keuntungan dan kekurangannya hingga perbedaannya dengan private trip.

Definisi Open Trip


Liburan open trip adalah pengalaman perjalanan di mana peserta bersama orang-orang yang sebelumnya tidak dikenal, dengan tempat dan waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Perjalanan open trip tidak memerlukan persetujuan dari kelompok orang yang sudah saling mengenal sebelumnya.

Umumnya, open trip diorganisir oleh manajemen perjalanan atau travel agent. Konsep open trip sangat sesuai bagi mereka yang gemar menjelajah suatu tempat namun menghadapi kesulitan dalam mencari teman perjalanan.

Keuntungan Wisata dengan Konsep Open Trip


Berikut adalah beberapa keuntungan jika Anda memilih liburan dengan open trip:

  1. Tidak Perlu Repot Membuat Itinerary


Kelebihan open trip pertama adalah Anda tidak perlu repot membuat itinerary secara lengkap. Pembuatan itinerary ini dapat memakan waktu yang cukup lama. Sehingga, mengharuskan Anda untuk memperhatikan setiap detail tempat wisata yang akan dikunjungi.

  1. Keamanan Lebih Terjamin


Perjalanan sendirian atau berdua memiliki risiko bahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan open trip. Bergabung dengan kelompok dari travel agent yang sama dapat mengurangi salah satu potensi ancaman seperti copet atau penipu.

Tour guide yang ikut dalam perjalanan mampu menjaga keamanan serta memberikan informasi akurat. Oleh karena itu, melakukan perjalanan dalam open trip akan memberikan rasa keamanan yang lebih besar daripada bepergian hanya berdua atau dengan sekelompok kecil orang.

  1. Memahami Destinasi Wisata dengan Lebih Mendalam


Seringkali, saat bepergian sendiri tanpa bantuan travel agent atau tour guide, informasi tentang tempat yang dikunjungi menjadi terbatas. Meskipun internet menyediakan berbagai informasi. Namun ada cerita sejarah atau fakta lain yang hanya diketahui oleh penduduk lokal.

Perbedaannya terasa ketika ikut open trip dengan seorang tour guide. Dengan bimbingan mereka, Anda dapat memahami lebih banyak tentang destinasi yang dikunjungi. Termasuk cerita-cerita lokal yang mungkin tidak tersedia dalam informasi umum.

  1. Hemat Biaya


Open trip adalah pilihan yang cerdas bagi mereka yang ingin menghemat anggaran selama liburan. Penyedia open trip biasanya menawarkan paket yang mencakup penginapan, makanan, jadwal acara, destinasi wisata, dan berbagai fasilitas lainnya. Jika dihitung akan lebih ekonomis dibandingkan dengan bepergian sendirian.

Selain keuntungan ekonomi, Anda juga tidak perlu repot merencanakan jadwal kegiatan selama liburan.

  1. Bertemu Orang-Orang Baru


Keuntungan lain yang pasti dapat diperoleh adalah kesempatan untuk bertemu dengan teman baru. Peserta open trip berasal dari berbagai latar belakang dan kalangan yang berbeda. Hal ini membuka peluang untuk berkenalan dengan orang-orang baru dan membangun hubungan sosial. Tidak jarang, beberapa orang bahkan menemukan pasangan hidup mereka melalui open trip.

Apa Saja Kekurangan Open Trip?


Meskipun dianggap menyenangkan, penting untuk memahami kekurangan yang mungkin muncul. Bagi mereka yang lebih suka mengendalikan jalannya perjalanan, berikut adalah beberapa poin yang perlu diperhatikan:

  1. Tidak Bisa Bertindak Sembarangan


Itinerary yang telah dibayarkan tidak dapat diubah dengan bebas. Tindakan sembarangan tanpa persetujuan seluruh peserta dan tour guide dapat menimbulkan ketidakharmonisan. Jadwal yang telah ditetapkan harus diikuti oleh semua peserta. Oleh karena itu, penting untuk memahami jadwal sebelum membayar open trip.

  1. Tidak Bisa Memperpanjang Waktu di Tempat Tertentu


Ada situasi di mana Anda mungkin merasa bosan di suatu tempat dan ingin segera beralih ke destinasi berikutnya. Namun, keterbatasan ini mencegah Anda untuk melanjutkan perjalanan sesuai keinginan. Sebaliknya, ketika Anda ingin menghabiskan lebih banyak waktu di suatu tempat, aturan jadwal tidak memungkinkan hal tersebut. Anda harus mengikuti arahan dari tour guide.

  1. Sulit Mengatur Jadwal Pribadi


Pengaturan waktu untuk pribadi harus disesuaikan dengan jadwal open trip. Tidak mungkin untuk bersantai atau bersiap-siap sesuka hati karena tindakan tersebut dapat merugikan semua peserta yang mengikuti open trip tersebut.

Apa Beda Open Trip dan Private Trip?


Perbedaan mendasar antara private trip dan open trip adalah terletak pada cara penyelenggaraannya. Dalam open trip, Anda akan bergabung dengan orang-orang yang tidak dikenal sebelumnya dalam satu kelompok, dengan tanggal dan itinerary yang sudah ditentukan oleh penyelenggara perjalanan. Sementara itu, dalam private trip, Anda memiliki kebebasan untuk menentukan kelompok, tanggal, dan itinerary sesuai keinginan sendiri.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:

Open Trip

  1. Dalam open trip, peserta akan menjadi bagian dari kelompok wisata yang terdiri dari orang-orang yang belum dikenal satu sama lain. Meskipun demikian, open trip memiliki daya tarik karena harganya yang lebih terjangkau.

  2. Selama perjalanan, peserta hanya perlu mengikuti petunjuk dan agenda yang telah ditetapkan oleh penyelenggara yang menyediakan open trip. Hal ini memudahkan peserta tanpa harus bingung tentang rencana selanjutnya selama berwisata.


Private Trip

  1. Private trip, di sisi lain menawarkan pengalaman wisata yang lebih personal, yakni peserta dapat melakukan perjalanan bersama keluarga atau teman dekat. Meskipun harganya cenderung lebih tinggi, banyak yang memilih private trip karena lebih menitikberatkan pada privasi.

  2. Dalam private trip, Anda memiliki kendali penuh terhadap berbagai aspek perjalanan, termasuk jadwal, biaya, pemilihan hotel, dan lainnya. Meskipun demikian, layanan penyedia perjalanan tetap digunakan.


Perbedaan harga antara open trip dan private trip akan mempengaruhi apa yang akan Anda dapatkan selama perjalanan. Private trip memberikan fleksibilitas lebih besar dalam merencanakan dan menyesuaikan kebutuhan wisata sesuai preferensi pribadi.

Mempertimbangkan dengan seksama sebelum melakukan perjalanan open trip sangat penting. Pastikan bahwa perjalanan yang telah Anda bayar akan memberikan pengalaman yang memuaskan. Perlu diingat bahwa open trip adalah perjalanan dengan jadwal, tempat, dan waktu yang sudah ditetapkan. Sehingga tidak memungkinkan untuk mengubah rencana dengan sembarangan.